Be in Harmony With Yourself & Others

Konsep Dasar Hipnosis

Konsep Dasar Hipnosis

  1. James Braid (1795-1860) adalah bapak hipnosis. Dia adalah orang pertama yang menjelaskan fenomena hipnosis secara psikologis.

  2. Hypnosis suatu proses untuk merubah kondisi normal state ke kondisi Hypnosis state

  3. Hypnosis state adalah keadaan dimana individu menjadi lebih sugestif sehingga dapat menerima saran-saran yang dapat berubah menjadi nilai baru

  4. Proses hypnosis dilakukan dengan cara merubah konsentrasi dari fokus eksternal ke fokus internal.

  5. Proses hypnosis dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan orang lain

  6. Individu yang memiliki kejiwaan relatif tenang atau terbiasa konsentrasi ke internal (doa, meditasi) cenderung lebih mudah memasuki hypnosis state.

  7. Hipnosis adalah suatu teknik komunikasi yang dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Ini merupakan seni komunikasi alam bawah sadar.

  8. Untuk melakukan hipnosis, hipnotist (orang yang melakukan hipnotis) membutuhkan kerjasama atau persetujuan dengan subjek yang akan dihipnotis.

  9. Hipnotist tidak pernah bisa menghipnotis subjek tanpa persetujuan atau kerja sama dari subjeknya.

  10. Hypnosis tidak dapat merubah 100% perilaku seseorang.

  11. Yang dilakukan hypnotist adalah membantu seseorang untuk memprogram ulang alam bawah sadarnya agar dapat lebih fokus, lebih antusias, dan lebih kondusif dalam melakukan perubahan.

Macam Hypnosis

Hipnosis dapat digunakan untuk beraneka ragam tujuan. Berikut adalah beberapa jenis hipnosis:

  1. Stage Hypnosis Hipnosis yang digunakan untuk pertunjukan hiburan

  2. Hypnotherapy/Clinical Hypnosis Aplikasi hipnosis dalam menyembuhkan masalah mental dan psikosomatis

  3. Anodyne awareness Digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan kecemasan. Profesi-profesi seperti dokter bisa menggunakan jenis hipnosis ini.

  4. Forensic Hypnosis Kriminologi

  5. Metapysical Hypnosis Aura

Induksi Hipnosis

Ialah suatu cara untuk mengkondisikan pikiran dari alam sadar ke alam bawah sadar. Macamnya adalah:

  1. Eye Fixation (Fiksasi Mata)

  2. Relaxation/Fatigue of nervous system (Relaksasi/Kelelahan Sistem Saraf)

  3. Mental Confusion (Membingungkan pikiran)

  4. Mental Misdirection (Menyesatkan pikiran)

  5. Loss of Equilibrium (Kehilangan keseimbangan)

  6. Shock to Nervous System

Menjadi Seorang hipnotis?

Langkah-langkah Menjadi Seorang Hipnotist:

1. Memiliki konsep diri positif

2. Kepercayaan diri tinggi

3. Memahami cara kerja pikiran

4. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik

5. Mampu memahami bahasa tubuh

6. Kreativitas yang tinggi

7. Menguasai ilmu hipnosis

8. Praktik, Praktik dan Praktik

       Yang paling penting adalah praktik, praktik, dan praktik untuk mengasah secara terus-menerus kemampuan hipnosis. Namanya juga hipnosis yang mengandalkan kekuatan pikiran. Dibutuhkan kekuatan pikiran, keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi guna menunjang keahlian & pengetahuan yang telah dimiliki hipnotis. kekuatan pikiran, keyakinan dan kepercayaan diri akan didapat dengan intensitas bertemu dengan subyek hipnosis and non-stop practice for sure.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  1. Setiap orang dapat dihipnosis. Mayoritas populasi manusia. Berdasarkan SHHS (Stanford Hypnotic Susceptibility Scale) secara umum manusia terbagi dalam tiga kelompok: (a) Sangat mudah dihipnosis 10%, (b) Moderat 85%, (c) Sulit 5%.

  1. Hipnosis membutuhkan suasana yang mendukung.

Prosedur Hipnosis

Selama proses hipnosis, perhatikan tahapan-tahapan dibawah ini yang akan menentukan berhasil atau tidaknya hipnosis anda. Tahapannya adalah:

  1. Membangun relasi

  2. Membangun ekspektasi

  3. menonaktifkan pikiran sadar

  4. Memberikan sugesti

  5. Membangunkan subjek

Penting!!

Empat hal pokok dalam hipnosis

  1. Imajinasi: adanya imajinasi akan meningkatkan kemampuan subjek untuk bisa dihipnosis

  2. Kepercayaan: bila subjek yakin atau percaya bahwa sesuatu akan terjadi maka apa yang dipercaya dapat terwujud di realita

  3. Ekspektasi: kepercayaan yang kuat bahwa sesuatu akan terjadi

  4. Konviksi: sebuah kepercayaan atau pendapat yang dipegang dengan sangat teguh

Romi Rafael Vs Uya Kuya? Who’s The Master of Stage Hypnosis?

      Stage Hipnosis adalah hipnosis yang digunakan untuk kepentingan hiburan (entertainment). Hipnotis yang terkenal dalam Stage Hipnosis adalah Romi Rafael. Hipnotis yang aral melintang selama hampir 4 tahun di dunia entertainment Indonesia ini telah berjasa mengenalkan hipnosis pada masyarakat di Indonesia. Hipnosis yang selama ini dipandang miring sebagai ilmu ‘sesat’ atau ilmu hitam yang membahayakan, akhirnya dapat berubah sedikit demi sedikit. Pandangan ini akibat munculnya ilmu gendam yang mirip dengan hipnosis. Yang membedakan adalah tujuan dari kedua ilmu tersebut. Ilmu gendam lebih sering dikaitkan dengan ilmu hitam dan digunakan untuk hal-hal yang negatif. Sedangkan hipnosis 100% merupakan ilmu pikiran (mind trick) yang digunakan untuk mere-program alam bawah sadar manusia yang 88% mempengaruhi perilaku manusia di alam sadar.

Dalam beberapa penampilannya, Romi Rafael menyatakan bahwa ia tak selalu berhasil dalam aktivitas hipnosis. Sempat beberapa kali ia bertemu dengan orang yang sulit dihipnosis. Menurut SHHS (Stanford Hypnotic Susceptibility Scale), terdapat 5% dari populasi manusia yang sulit untuk dihipnosis. Akan tetapi untuk kategori moderat yakni sebanyak 85% sehingga dapat disimpulkan sebagian besar populasi manusia sejatinya dapat dihipnosis.

Gaya Romi yang tenang dan charming menjadi daya jual tersendiri baginya, selain super skill hipnosis yang ia miliki tentunya. Saat perform, Romi senang bermain dengan imajinasi yang membuat aksi hipnosisnya semakin unik dan menghibur untuk ditonton. Semakin tinggi imajinasi seseorang yang dihipnotis maka semakin gampang pula sugesti-sugesti hipnotis yang dapat diterima. Bukti eksistensi Romi sebagai Master of Stage Hipnosis kian terlihat dari prestasinya meraih penghargaan MURI (Museum Rekor Indonesia) setelah berhasil menghipnotis 5ribu orang dalam satu waktu. Kepiawaian Romi memainkan dan menyusun kata dalam berkomunikasi, membangun imajinasi serta memberi sugesti-sugesti terhadap obyek hipnosisnya, luar biasa sistematis. Kemampuannya yang luar biasa juga tak main-main didapatnya, Romi belajar langsung pada ahli hipnosis terkemuka di USA selama 4 tahun. Tak heran, kemampuannya dalam bidang hipnosis sangat luar biasa.

Setelah Romi muncul di depan kamera, satu per satu hipnotis lain mulai muncul. Salah satunya adalah presenter sekaligus musisi, Uya Kuya. Di luar pekerjaannya, Uya ternyata memiliki hobi bermain sulap. Di salah satu stasiun TV swasta, ia membawakan program televisi yang menampilkan atraksi sulap dan hipnosis. Dalam atraksi hipnosisnya, Uya berusaha memberi suguhan yang berbeda bagi masyarakat Indonesia.

Uya menghipnosis subyeknya untuk mengetahui dan mengenal seseorang lebih dalam & semakin dalam… seiring dengan itu pun terkuak hal-hal yang tak terduga-duga sebelumnya. Seperti jati diri, penyimpangan-penyimpangan, hingga masalah-masalah yang dimiliki subyek. Berbeda dengan Romi, yang mengajak subyeknya bermain dalam permainan yang ringan, menghibur dan lucuu.

Every magician has their own way and trick. Yes! Romi dan Uya memang berbeda dalam stage hipnosis mereka. Romi memiliki cara menyajikan pertunjukan hipnosis berbeda dengan yang ditunjukkan Uya. Akan tetapi, melihat pertunjukan hipnosis yang dihadirkan Uya, semakin membuatku menimbang kata-kata Dedy Corbussier dalam salah satu episode program TV ‘The Master’, yang menyatakan ‘hipnosis itu apa sih? Isinya itu cuma malu-maluin orang aja kan!’.

(In my opinion) Uya merupakan seniman dengan sejuta keahlian. Keahliannya dalam bidang sulap pun tidak setengah-setengah. Bisa dikatakan luar biasa dan setara dengan pesulap-pesulap hebat lainnya. Akan tetapi, pertunjukkan hipnosis yang dihadirkannya (menurutkuu!) rasa-rasanya kurang pantas dihadirkan. Tujuannya memang baik, untuk mengeluarkan uneg-uneg yang terpendam dan susah diungkapkan saat sadar tapi entah kenapa saya berfikir, benar-benar malu-maluin banget kalau rahasia orang-orang itu diungkapkan lewat media televisi yang ditonton jutaan masyarakat Indonesia. Contoh kecilnya, setiap Uya bertemu dengan orang-orang, kemudian Uya menanyakan kesediaan mereka untuk dihipnosis, lantas mereka pun ketakutan dan melontarkan kata ’malu ah’, ’nanti rahasianya dibocorin lagi’. Celetukan-celetukan ini menggambarkan citra hipnosis Uya, yang dianggap membuat malu subyek hipnosisnya.

(Still in my opinion) Bukan berarti hipnosis Uya memalukan, tetapi media yang ia gunakan sebagai media pertunjukkan hipnosis adalah televisi yang ditonton jutaan masyarakat Indonesia. Malu gitu, bos! Aib kita diceritain dan dilihat sabang sampe merauke! Kalau Uya melakukan hipnosis itu dalam lingkup pekerjaannya sebagai hipnoterapis yang didatangi klien, bersifat rahasia, tanpa ada kamera, tentu berbeda penilaiannya. Aku belum tahu secara pasti, dalam ilmu hipnosis terdapat semacam aturan main atau tidak, seperti dalam Kode Etik Psikologi, yang mengharuskan Psikolog untuk melindungi dan menjaga kerahasiaan data klien yang menggunakan jasanya.

Disetiap awal proses hipnosis, Uya selalu menekankan bahwa hipnosis yang dilakukannya hanya bermaksud untuk menyalurkan uneg-uneg/ curahan hati yang selama ini dipendam agar subyek menjadi lega. ’Bila subyek tidak ingin mengungkapkan sesuatu yang bersifat rahasia maka subyek tidak perlu mengungkapkannya’. Begitulah sebagian sugesti yang diberikan Uya sesaat sebelum hipnosis dimulai. Saat proses hipnosis dimulai, aku mulai merasakan inkonsistensi dari janji Uya di awal yang menyatakan subyek tiak perlu mengungkapkan rahasia dirinya bila tak ingin diungkapkan.

Setelah hipnosis dimulai, Uya kembali memberi sugesti ’Anda harus menjawab setiap pertanyaan dari saya dengan sejujur-jujurnya, tidak boleh ada yang ditutup-tutupi’. Kemudian, aku berpikir lagi dengan janji Uya di awal yang tak akan mengutak-atik rahasia pribadi si subyek, tapi selanjutnya mensugesti subyek bahwa ’Anda harus menjawab setiap pertanyaan saya dengan sejujur-jujurnya, tidak boleh ada yang ditutup-tutupi’. Nah lho?? *bingung* Sebenarnya rahasia kita itu boleh untuk tidak diungkapkan atau harus diungkapkan sih ??? X _X

Hal di atas adalah alasan mengapa aku kurang setuju dengan hipnosis show Uya Kuya, walau share (rating) untuk acara ini cukup tinggi dan berada dalam primetime program TV. Dan aku tetap menahtahkan Master of Stage Hypnosis untuk Maestro Hipnosis, Romi Rafael. Sang maestro yang menggunakan ilmu hipnosis untuk kegiatan yang fun dan entertaining selama di televisi. Karena yang dihadirkan di layar televisi mayoritas berkaitan dengan entertaining people. Bila ingin dihipnosis untuk mengeluarkan uneg-uneg atau curhat, tempatnya bukan di depan kamera televisi, melainkan di hipnoterapis.. :)

17 Maret 2007 is My First Met :)

      Adalah awal perkenalanku dengan dunia hipnosis. Training yang bertema ’One Day Hypnosis’, telah mengajarkan hipnosis secara instan & praktis, dari cara kerja hingga manfaat hipnosis itu sendiri. Selama 5jam training, pelajaran yang paling memorable adalah salah kaprah dalam menyebut hipnotis. Selama ini masyarakat awam mengatakan ilmu hipnosis sebagai ilmu hipnotis. Padahal, hipnotis adalah sebutan untuk orang yang melakukan hipnosis. Sedangkan untuk ilmunya sendiri disebut dengan ilmu hipnosis.

Read More

Hipnosis ‘Seni Komunikasi Alam Bawah Sadar’ (The Art of Subsconscious Communication)

      Ketika mengikuti seminar tentang hipnosis di tahun 2007, banyak pengetahuan baru yang aku dapat. Betapa kuatnya alam bawah sadar manusia. Im so iimpressed. Hilang sudah anggapan bahwa kekuatan Jin menguasai manusia -manusia jenis samson, yang kebal pada benda tajam, atau anggapan abhwa kekuatan manusia sangat terbatas. Berikut adalah faktanya, bahwa pikiran Sadar 12% mempengaruhi perilaku manusia dan mempunyai sifat-sifat:

  1. Analistis (rasional )

  2. Sistematis

  3. Memilih/mengarahkan tujuan

  4. Fokus terbatas

  5. Mencoba mengerti masalah

  6. Disengaja

  7. Memproses sekitar 0,5 detik setelah kejadian

Pikiran Bawah Sadar 88% mempengaruhi perilaku manusia. Sifat-sifatnya:

  1. Sugestif

  2. Simultan

  3. Membuat tujuan tercapai

  4. Mengetahui solusi

  5. Fokus tak terbatas dan ekspansif

  6. Otomatis

  7. Real time (memproses langsung) sebelum pikiran sadar menyadari

       Prosentase pikiran alam bawah sadar hingga 88% mempengaruhi perilaku manusia dalam alam sadar adalah bukti bahwa kekuatan alam bawah sadar begitu penting. Bila kekuatan alam bawah sadar dapat diaktifkan maka kekuatan kita dalam alam sadar pula akan meningkat. Bila kita melihat di TV lewat tayangan-tayangan yang menampilkan para hipnotis sedang menghipnosis subyek sehingga si subyek tahan panas atau kuat walau ditebas dengan pisau. Hal ini terjadi, bila kekuatan alam bawah sadar diaktifkan. Kekuatan kita bisa berlipat-lipat meningkat dibanding sebelumnya.

       Contoh sederhana adalah saat kita phobia atau takut pada benda, hewan atau apapun. Pikiran alam bawah sadar dapat membereskan masalah ini. Pembenahan yang dimulai dari alam bawah sadar akan menghasilkan pembenahan pada alam sadar kita pula. Cara pembenahan tak lain dari sugesti-sugesti positif dan mere-program pikiran alam bawah sadar subyek.

Hukum pikiran

  1. Setiap pikiran/ide mengakibatkan suatu reaksi fisik. Jika sering mengatakan anak bodoh  maka alam bawah sadar akan memproses sehingga terjadi kebodohan pada anak tersebut.

  2. Kita mendapatkan apa yang kita harapkan (Gambaran mental akan menjadi blue print dan pikiran bawah sadar akan menggunakan segala sarana dan kemampuannya untuk menjalankan blue print tersebut)

  3. Saat berurusan dengan pikiran imajinasi jauh lebih kuat daripada pengetahuan. Berjalan di tempat yang tinggi dan tempat yang rendah dipengaruhi oleh imajinasi seseorang

  4. Ide yang bertentangan tidak dapat dijalankan secara bersamaan

  5. Bila suatu ide telah diterima oleh pikiran bawah sadar, ide itu akan menetap di bawah sadar sampai ada ide lain yang menggantikannya.

  6. Gejala sakit yang timbul akibat suatu emosi, bila terus bertahan akhirnya akan menjai realitas fisik. Sakit bisa di off-kan dengan kekuatan pikiran.

  7. Setiap sugesti yang ditindaklanjuti akan membuka peluang yang lebih besar untuk keberhasilan sugesti berikutnya. Saat seorang anak didongengi maka dongeng tersebut akan melewati α, β, θ lalu akan menstimulasi anak berpikiran baik.

  8. Saat berhubungan dengan pikiran bawah sadar dan fungsi-fungsinya, semakin besar upaya yang dilakukan pikiran sadar semakin kurang respon pikiran bawah sadar

Pemrograman pikiran

  1. Stimulus saat mendengar lagu sedih akan ikut trenyuh

  2. Panca indra 6sense

  3. Pikiran Sadar filter (bisa membuka/menutup)

  4. RAS (Retingular Activating System). Fungsinya:

    1. Menentukan apa yang menjadi fungsi perhatian

    2. Menentukan seberapa besar intensitas perhatian

    3. Berapa lama perhatian itu diberikan

  5. Pikiran bawah sadar

Gelombang Otak

  1. Beta mempunyai frekwensi 12 – 25 Hz, aktivasi gelombang ini adalah saat kita berpikir, banyak perhatian, stres, non-sugestif, RAS tertutup.

  2. Alpha mempunyai frekwensi 8 – 12 Hz, berhubungan dengan kondisi rileks, fokus, sugestif.

  3. Theta mempunyai frekwensi 4 – 8 Hz, terjadi pada kondisi meditasi (berfungsi untuk mengosongkan pikiran) dan mimpi (REM). Kreatif, inspiratif, sugestif, pelepasan stres, dan pada kondisi ini RAS terbuka. Gelombang theta bersifat simbolis, dimana seseorang yang telah dihipnotis dan memasuki tahapan ini dapat dihipnosis gambaran secara nyata suatu kejadian serta apa yang ia lakukan. Seperti, seseorang dapat disugesti menginjak hamparan batu berapi tanpa merasa panas.

  4. Delta mempunyai frekwensi 0,1 – 4 Hz, tidur tanpa mimpi dan non-sugestif

  5. Pandangan salah —> ”Otak hanya menghasilkan satu jenis gelombang pada suatu saat”

  6. Hasil penelitian mutakhir ”secara umum otak menghasilkan empat jenis gelombang secara bersamaan, namun dengan kadar yang berbeda”

  7. Gelombang beta, alfa, theta dan delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita.

      Tahap-tahap akan dihpnosis sama seperti tahap diatas. Pertama, saat masih sadar kita berada dalam gelombang beta. Setelah diminta rileks, kita mulai masuk ke gelombang alpha. Saat memasuki gelombang theta, sugesti mulai dimasukkan. Gelombang delta terjadi ketika kita tidur setiap harinya.

I am

ZuLva Rahayu

Just Like,
Eat. Sleep. Think. Breath. Move. and Love People

Deep Interest,
Lagi demen belajar hipnosis, being a hipnoterapist and teens'vator -- teen's motivator :)
Ingin mengembangkan personal growth remaja Indonesia.


Submit

Following

Connect